--:--:--
Pesantren

Pengajian dan Penjengukan Santri Al-Muhajirin Pusat: Ketua Yayasan Paparkan Prestasi, Program Pendidikan, dan Penguatan Santri di Era Teknologi

23 Agustus 2026 • Admin • 94 pembaca • 4 menit baca
Pengajian dan Penjengukan Santri Al-Muhajirin Pusat: Ketua Yayasan Paparkan Prestasi, Program Pendidikan, dan Penguatan Santri di Era Teknologi
PURWAKARTA — Pondok Pesantren Al-Muhajirin Pusat kembali menggelar Pengajian Wali Santri yang dirangkaikan dengan agenda penjengukan santri pada Ahad, 23 Agustus 2026, bertempat di Aula SDK (Syekh Dzatul Kahfi) Al-Muhajirin Pusat, Purwakarta.

Kegiatan berlangsung penuh kekeluargaan dan menjadi momentum penting untuk mempererat sinergi antara pesantren, lembaga pendidikan, santri, serta orang tua dalam mendampingi proses pendidikan dan pembentukan karakter generasi muda.

Dalam sambutannya, Ketua Yayasan Al-Muhajirin, DR. Hj. Ifa Faizah Rohmah, M.Pd., menyampaikan perkembangan berbagai program pendidikan, kepesantrenan, serta capaian prestasi santri Al-Muhajirin.

Ketua Yayasan menyampaikan bahwa sebelumnya, sepanjang bulan Safar, para santri telah mengikuti berbagai kegiatan pendidikan dan kepesantrenan. Di antaranya kegiatan yang berkaitan dengan momentum Hijrah Rasulullah SAW serta PESBUQ (Pekan Musabaqah Qira'atil Kutub).

PESBUQ menjadi salah satu sarana penting untuk mengevaluasi kemampuan para santri, terutama dalam pembelajaran dan penguasaan kitab kuning. Kegiatan tersebut tidak hanya diarahkan sebagai kompetisi, tetapi juga sebagai bagian dari proses pendidikan agar tradisi keilmuan pesantren terus tumbuh di tengah perkembangan zaman.

Memasuki bulan Rabiul Awal, rangkaian kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW juga mulai dilaksanakan. Puncak peringatan Maulid direncanakan berlangsung pada 17–18 September 2026 bersama Syaikh Ala.

Ketua Yayasan berharap seluruh rangkaian tersebut menjadi wasilah keberkahan bagi santri, orang tua, guru, pengasuh, dan seluruh keluarga besar Al-Muhajirin.

Dalam kesempatan tersebut turut disampaikan perkembangan program SMA–MA Al-Muhajirin Pusat. Salah satu program yang dipersiapkan adalah Bimbingan Studi ke Eropa dan Amerika sejak kelas X, melalui kolaborasi SMA–MA dengan Schoters by Ruangguru. Program ini diperuntukkan bagi santri yang memiliki minat kuat melanjutkan pendidikan ke luar negeri serta mendapatkan dukungan dari orang tua, termasuk kesiapan dalam pembiayaan.

Pengembangan sarana pendidikan juga terus dilakukan. Saat ini dipersiapkan Laboratorium MIPA berstandar nasional di lantai 3 untuk semakin mendukung kegiatan belajar mengajar, khususnya bagi santri di kelas MIPA dan pembelajaran lain yang membutuhkan fasilitas praktikum.

Selain pengembangan program, sepanjang Agustus 2026 berbagai capaian membanggakan juga berhasil diraih. Di antaranya tiga santri menjadi finalis Japan Contest tingkat Provinsi, tiga santri mewakili Purwakarta dalam PORSENI Madrasah tingkat Provinsi 2026, dua santri lolos Beasiswa BIB-LPDP 2026, serta tiga santri lolos ke tingkat provinsi dalam Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2026.

SMA Al-Muhajirin Pusat juga mendapat kepercayaan sebagai sekolah praktik inspiratif dalam penguatan literasi, numerasi, dan karakter tingkat nasional. Capaian tersebut menjadi bagian dari ikhtiar sekolah dalam menyeimbangkan pendidikan keagamaan, akademik, karakter, prestasi, dan wawasan global.

Perkembangan positif juga datang dari jenjang SMP–MTs Al-Muhajirin Pusat. Sebanyak tiga santri MTs berlaga dalam PORSENI tingkat Provinsi.

Para santri juga mendapatkan pengalaman belajar global melalui Indonesia–Japan International Classroom Collaboration: Online Cultural Exchange Program, yang membuka ruang interaksi, pembelajaran, dan pertukaran budaya bersama peserta dari Jepang.

Prestasi akademik turut ditorehkan melalui Olimpiade CURVA. Santri Al-Muhajirin berhasil meraih Juara 2 mata pelajaran Bahasa Inggris dan melaju ke tingkat provinsi, sementara peserta pada bidang Matematika dan Sains yang masuk 20 besar juga berhasil melanjutkan perjuangan ke tingkat provinsi.

Semarak Rabiul Awal di jenjang SMP–MTs juga diisi dengan Gebyar Shalawat, pembacaan Al-Kanzu Ats-Tsamin, serta berbagai lomba Maulid yang dilaksanakan pada Senin, 24 Agustus 2026.

Pembinaan santri di lingkungan Asrama Putra (Aspa) dan Asrama Putri (Aspi) juga terus berjalan. Sejumlah kegiatan telah dilaksanakan, mulai dari drama kemerdekaan hingga PESBUQ (Pekan Musabaqah Qira'atil Kutub).

Memasuki Rabiul Awal, para santri juga berlomba memperbanyak bacaan shalawat yang dihimpun melalui masing-masing rayon. Apresiasi bagi santri akan diberikan oleh Syaikhuna dan pengasuh serta diumumkan dalam rangkaian kegiatan Maulid.

Selain pembinaan spiritual dan keilmuan, perhatian terhadap kesehatan santri turut diperkuat. Pesantren telah menyediakan ruang kesehatan khusus bagi santri yang sedang sakit, sehingga kondisi mereka dapat dipantau dan mendapatkan perhatian secara lebih optimal selama masa pemulihan.

Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, Ketua Yayasan mengingatkan pentingnya menjaga dan mendampingi generasi muda agar kemajuan zaman tetap berjalan beriringan dengan kekuatan iman, ilmu, adab, dan karakter.

Harapannya, para santri Al-Muhajirin tetap terjaga dalam lingkungan pendidikan yang baik, mampu memanfaatkan perkembangan teknologi secara positif, serta tumbuh menjadi generasi yang memiliki kedalaman agama sekaligus kemampuan menghadapi perkembangan dunia.

Semua ikhtiar pendidikan tersebut pada akhirnya diharapkan bermuara pada satu tujuan utama, yakni memperoleh rida Allah SWT dan melahirkan generasi yang memberikan manfaat bagi agama, masyarakat, bangsa, dan negara.

Mengakhiri sambutannya, DR. Hj. Ifa Faizah Rohmah, M.Pd. menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh orang tua dan wali santri yang telah meluangkan waktu untuk mengikuti pengajian pada Ahad pagi.
Kehadiran para wali santri menjadi bagian penting dalam membangun sinergi pendidikan. Sebab keberhasilan pendidikan santri bukan hanya lahir dari proses pembelajaran di sekolah dan pesantren, tetapi juga membutuhkan doa, dukungan, kepercayaan, serta komunikasi yang baik dengan keluarga.
Pengajian kemudian dilanjutkan dengan agenda penjengukan santri, menjadi ruang perjumpaan penuh kehangatan antara orang tua dan putra-putrinya setelah menjalani berbagai aktivitas pendidikan dan pembinaan di Pondok Pesantren Al-Muhajirin Pusat.
Melalui kolaborasi pesantren, sekolah, dan orang tua, Al-Muhajirin Pusat terus berikhtiar menghadirkan pendidikan yang menjaga tradisi keilmuan Islam sekaligus mempersiapkan santri untuk berprestasi, berwawasan global, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan zaman.