--:--:--
Berita Sekolah

Dari Lisan Lahir Integritas: Character Building SMA–MA Al-Muhajirin Pusat Tanamkan Nilai Qaulan Sadida

22 Agustus 2026 • Admin • 40 pembaca • 3 menit baca
Dari Lisan Lahir Integritas: Character Building SMA–MA Al-Muhajirin Pusat Tanamkan Nilai Qaulan Sadida

Purwakarta — SMA–MA Al-Muhajirin Pusat kembali melaksanakan kegiatan Character Building sebagai bagian dari penguatan pendidikan karakter santri, Sabtu (22/8/2026). Kegiatan kali ini diisi oleh Ahmad Somantri, S.Ag. dengan mengangkat tema kejujuran dalam perkataan dan tindakan berdasarkan nilai-nilai Al-Qur’an. Materi diawali dengan pembahasan firman Allah SWT dalam QS. Al-Ahzab ayat 70–71:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا ۝ يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا

Ayat tersebut mengajarkan kepada orang-orang beriman untuk bertakwa kepada Allah serta menyampaikan qaulan sadida, yakni perkataan yang benar, lurus, tepat, dan tidak menyimpang dari kebenaran.

Dalam pemaparannya, Ahmad Somantri mengajak para santri memahami bahwa kejujuran tidak cukup hanya dimaknai sebagai tidak berbohong. Kejujuran juga harus tercermin dalam niat, komitmen, tindakan, serta kesesuaian antara apa yang diucapkan dan apa yang dilakukan dalam kehidupan sehari-hari.

Merujuk pada penjelasan Tafsir Ibnu Katsir, qaulan sadida dimaknai sebagai perkataan yang lurus dan tidak mengandung penyimpangan. Allah SWT menjanjikan perbaikan amal dan ampunan dosa bagi orang-orang yang menjaga ketakwaan serta perkataannya.

Pembahasan juga diperkuat melalui At-Tahrir wa At-Tanwir yang menjelaskan bahwa perkataan yang benar memiliki cakupan luas. Tidak hanya berkata jujur, tetapi juga menyampaikan nasihat yang baik, mengajarkan ilmu, membaca Al-Qur’an, menyampaikan hadis, berdzikir, mengajak kepada kebaikan, serta mencegah kemungkaran.

Melalui materi tersebut, santri diingatkan bahwa lisan dapat menjadi pintu besar bagi kebaikan, tetapi juga dapat menjadi sumber persoalan apabila tidak dijaga dengan baik. Prinsip tersebut semakin relevan di tengah kehidupan generasi muda yang sangat dekat dengan media sosial dan arus informasi digital.

Setiap santri diharapkan mampu membiasakan diri untuk memastikan kebenaran informasi sebelum menyampaikan atau membagikannya, baik melalui percakapan langsung maupun melalui WhatsApp, Instagram, TikTok, dan berbagai media lainnya.

Pada kesempatan tersebut, santri juga mendapatkan pemahaman mengenai beberapa dimensi kejujuran, mulai dari jujur dalam perkataan, jujur dalam niat, jujur dalam tekad, jujur dalam memenuhi janji, jujur dalam perbuatan, hingga jujur dalam menjalankan nilai-nilai agama.

Nilai tersebut menjadi bagian penting dalam pembentukan pribadi santri yang berintegritas. Kejujuran yang dibiasakan sejak berada di lingkungan sekolah dan pesantren diharapkan tumbuh menjadi karakter yang melekat ketika santri terjun di tengah masyarakat.

Program Character Building SMA–MA Al-Muhajirin Pusat sendiri menjadi salah satu upaya sekolah dalam menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga menguatkan akhlak, kedisiplinan, tanggung jawab, dan spiritualitas peserta didik.

Melalui kegiatan yang dilaksanakan secara berkelanjutan tersebut, SMA–MA Al-Muhajirin Pusat terus berupaya membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki adab, integritas, dan keteguhan dalam memegang nilai kebenaran.

Kegiatan ini sekaligus memperkuat komitmen SMA–MA Al-Muhajirin Pusat sebagai Sekolah Integrasi Ilmu dan Madrasah Kader Ulama, dengan menjadikan pendidikan karakter sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari proses pembentukan generasi masa depan.

#Internasional#Juara#Nasional#Prestasi